"Ceritakan kepadaku, bagaimana caramu menaklukan hati seorang wanita yang sebelumnya pernah terluka ?"
atau, mungkin aku akan menceritakan dari segi pandangku saja.
ah, tidak, biarkan itu menjadi rahasiamu yang akan kau ceritakan untukku kelak.
Ya, aku takluk oleh sosokmu, sosok dimana aku tidak temukan diantara pria yang menyakiti atau mungkin tersakiti olehku.
Aku terlalu pemilih untuk hatiku sendiri, tanpa sadar ada beberapa hati yang mungkin terluka olehku.
Bukan karma yang aku percaya, tapi seleksi alam, sebagaimana manusia memberi kesakitan dia akan menerima kesakitan itu pula di masa yang lain, dengan rasa yang sama besarnya.
Aku mengalaminya, sudah cukup mengalaminya...
Aku pernah belajar mencintai seseorang yang mungkin membayangkannya pun aku tak sanggup.
Aku pernah belajar memahami orang yang bahkan melihatku pun tidak.
Aku pernah mendapati cintaku berasa sempurna ketika menemukan kecocokan selera dengannya.
Namun apa ? Hanya kesakitan teramat yang aku rasa...
Biarkan orang berpendapat bahwa " Cinta tidak harus memiliki " , dan itu tidak berlaku untukku sekarang. Aku mencintaimu dan aku harus memilikimu sampai ajal menemuiku. Kalaupun aku tidak bisa memilikimu biarkan aku melepas , mengikhlaskan raga juga cinta yang terlalu dalam , karna aku yakin akan tumbuh cinta lain yang bisa menghargai cinta yang aku punya.
Biarkan aku bahagia, dengan keterbatasanku menerimamu, memperjuangkan apa yang disebut komitmen, dan menemanimu hingga hanya aku yang hanya dipikiranmu sampai ajal menjemputmu.
Selamat datang dikehidupan rumitku, selamat berbahagia denganku... :)