"Ceritakan kepadaku, bagaimana caramu menaklukan hati seorang wanita yang sebelumnya pernah terluka ?"
atau, mungkin aku akan menceritakan dari segi pandangku saja.
ah, tidak, biarkan itu menjadi rahasiamu yang akan kau ceritakan untukku kelak.
Ya, aku takluk oleh sosokmu, sosok dimana aku tidak temukan diantara pria yang menyakiti atau mungkin tersakiti olehku.
Aku terlalu pemilih untuk hatiku sendiri, tanpa sadar ada beberapa hati yang mungkin terluka olehku.
Bukan karma yang aku percaya, tapi seleksi alam, sebagaimana manusia memberi kesakitan dia akan menerima kesakitan itu pula di masa yang lain, dengan rasa yang sama besarnya.
Aku mengalaminya, sudah cukup mengalaminya...
Aku pernah belajar mencintai seseorang yang mungkin membayangkannya pun aku tak sanggup.
Aku pernah belajar memahami orang yang bahkan melihatku pun tidak.
Aku pernah mendapati cintaku berasa sempurna ketika menemukan kecocokan selera dengannya.
Namun apa ? Hanya kesakitan teramat yang aku rasa...
Biarkan orang berpendapat bahwa " Cinta tidak harus memiliki " , dan itu tidak berlaku untukku sekarang. Aku mencintaimu dan aku harus memilikimu sampai ajal menemuiku. Kalaupun aku tidak bisa memilikimu biarkan aku melepas , mengikhlaskan raga juga cinta yang terlalu dalam , karna aku yakin akan tumbuh cinta lain yang bisa menghargai cinta yang aku punya.
Biarkan aku bahagia, dengan keterbatasanku menerimamu, memperjuangkan apa yang disebut komitmen, dan menemanimu hingga hanya aku yang hanya dipikiranmu sampai ajal menjemputmu.
Selamat datang dikehidupan rumitku, selamat berbahagia denganku... :)
Kamis, 07 November 2013
Rabu, 16 Oktober 2013
Aku Sudah Biasa (Repost mellisavia.blogspot.com)
Aku sudah biasa.
Menangis bahagia, melihatnya dengan segala angan dikepala.
Sesekali tersenyum mengimajinasi sosoknya yang tak bisa terjamah walau dia nyata.
Merenungkan diri menganggap apalah artiku untuknya, dan dimana keberadaanku dihatinya.
Menangis terisak saat aku tersudut disalahkan oleh perasaan yang menggebu karena ingin memilikinya.
Aku sudah biasa.
Mengulas lagi perbincangan tidak penting antara kita.
Menerawang tawanya yang aku tidak pernah tau apa artinya.
Memandang diam diam seakan aku tidak akan pernah memilikinya, selamanya.
Sudah terlalu biasa.
Aku menjerit membungkam mulut, meneriakkan apa yang aku rasa.
Ingin menertawakan kebodohanku, ketika aku terlalu dalam bercinta dengan imajinasiku untuk sekedar mempunyai ikatan lebih dari sebelumnya.
Menertawakan takdir ketika aku dipertemukan dengannya.
Oh, ini sudah terlalu biasa untukku.
Mengaguminya, sekedar memuja sosoknya.
Menanti lebih dari pengharapan yang ada di otakku.
Menunggu dia mencintaiku lebih dari yang aku tau.
Dan ternyata, selama ini aku sudah terbiasa...
Dihempaskan dan diacuhkan oleh keadaan. Dan juga olehnya.
Terimakasih,
:)
dua kali malu sama dengan was you (repost mellisavia.blogspot.com)
Dua hari berturut-turut gue dapet kesialan terus, yang ntah dosa mantan gue atau dosa pacarnya mantan gue, yang jelas lumayan apesss...pfffttt. Jadi pertama kali kesialan terjadi itu kemarin, ya ngantor kayak biasa dan pake rok belahan belakang. Dari pagi sih normal-normal aja dan nyampe pada ketidaknormalan itu saat pulang kantor dan gue ngasih revisian Tugas Anjis (baca : TA) ke Bank dimana dulu gue magang. Turun dari motor sih fine aja, naik tangga masih fine, duduk dikursi tunggu juga fine, nah giliran gue mau bediri ada ada mbak mbak ngingetin gue ; "Mbak, roknya emang belahannya secelana dalem?" . Gue ; *muka pucet* ngg.. *ngliat kondisi belakang rok* dan FAK BANGET rok gue sobek merembet smpe batas pantat, anjis !! ngga ngerti mau nutupin muka apa rok dulu yang jelas langsung duduk lagi sebelum diliat orang lalu lalang di bank itu. Dem..
oke, calm down, tarik napas, tahan, gausa dihembusin biar mampus disitu skalian (yakale belum nikah gue -__- ). Sekarang mikirin gimana caranya kluar dari bank dengan kondisi rok sobek ga kira kira ini ? perlu gitu tanya solusi ke satpamnya ? apa mungkin ke HRDnya? baru mikir mau tanya solusi ke sapa, eh dipanggil sama karyawan kebetulan emang iseng sebut aja Pak X.
Pak X : "ngapain bengong disitu, sini.."
gue : (dalem hati) bunuh gue pliss gausah nyuruh kesana, bunuh gue aja! *senyum kecut*
Pak X : "dipanggil kok diem aja mell, sini ngumpul sama yang lain"
gue : "iya pak saya kesana" *tetep senyum kecut**mau berdiri*
Pak X : "loh, roknya sobek toh ?" (dengan suara nada do tinggi sampe 1 ruangan kantor tau!)
gue : @#$%^&&*$#@ *senyum pait* (dalem hati) gue mau mati disini deh, serius T.T
Pak X : *ketawa ngakak* "kok bisa sobek mell?"
gue : *muka merah padam* "ngg.. gatau pak, ngga kerasa tau tau sobek" *nyengir*
Pak X : "bhahhahaha, kebesaran badan itu" *tanpa muka berdosa dia ngomong begitu*
gue : *nyengir* (dalem ati) nyebut semua isi binatang kecuali kucing, pamali. (pliss deh)
Pak X : "yauda buruan pulang, nanti masuk angin"
gue : "iya pak" *tetep stay nyengir* (dalem ati) nyebut but but but mell..
------ dan akhirnya----
gue jalan sampe parkiran dengan tas yang mau nggamau nutupin belahan rok sobek gue -_-
dengan sisa kemaluan yang gue punya, gue pulang kerumah.. :")
AND THEN. Masih ada hari ini, di siang ini, di mana banyak orang lagi. dan gue harus nyebut isi kebun binatang lagi, kcuali kucing lagi. ntah berapa kali tadi gue ngomong kata "lagi" yang jelas gue apes lagi -____-. naik tangga kantor normal, pas mau turun tangga (ntah karna belom bismillah apa gimana) keplesetlah gue ! daaaaaaaaaaaaaan hak sepatu gue copot satu ! panik ? iyalah -__- .
Banyak orang dan cuma bisa nyengir itu senjata ampuh buat nanggepin muka muka syok yang ngliat gue kepleset. pffftttt.. dan bodohnya gue hak yang satunya mau gue lepas disitu, dengan segala daya upaya akhirnya ngga berhasil nyopot hak satunya biar seimbang kalo jalan (masih dengan tatapan mbak mbak mas mas yang mlongo), kemudian ada salah satu yang bilang ; "di lem aja mbak, nggausah maksain diri nyopot satunya", gue ; *nyengir 3 jari*. Buru-buru naik keatas (kondisi nyeker tentunya) nyari lem. Di pikiran gue, ini bisanya dilem kalo ngga pake alteko ya kastol. Daaaaaaaaaan, alhamdulillahnya nemuin alteko di lemari meja kantor. bahagiak? banget. Mulailah gue menge-lem (bukan nge-fly lho ya :| ). Akhirnya sepatu gue bisa dipake. Dan gue bahagia. Udah gitu aja.
semoga yang ngalamin kejadian embarrassing kayak gue , dosanya berkurang ye :p
sekian curhat kesialan gue :))
Kamis, 03 Oktober 2013
Pendahuluan...
Hai.. :3
Ini blog kedua gue.
Bukan, bukan karena yang lama penuh postingan dan harus sampe bikin blog lagi. Bukan. :|
Gue baru buat ini gegara entah kenapa gue gabisa masuk ke blog yang ini mellisavia.blogspot.com. *nangis bentar* *menghela nafas* *ngetik lagi*
Sedih sih ya gabisa buka blog lama gegara lupa password ama emailnya, tapi apa mau dikata, mau dipaksa sementok apapun namanya lupa email apalagi password yaudah. Iya yaudah.
Dan blog ini dibuat atas dasar rasa kasih sayang dan tulus yang teramat sangat. (Semoga ngga lupa password ama email lagi).
Semoga pembaca yang khilaf mampir kesini bisa sedikit terhibur abis baca :')
Well, Let Me Spilling my awkwrd words, yay.. ! :D
Ini blog kedua gue.
Bukan, bukan karena yang lama penuh postingan dan harus sampe bikin blog lagi. Bukan. :|
Gue baru buat ini gegara entah kenapa gue gabisa masuk ke blog yang ini mellisavia.blogspot.com. *nangis bentar* *menghela nafas* *ngetik lagi*
Sedih sih ya gabisa buka blog lama gegara lupa password ama emailnya, tapi apa mau dikata, mau dipaksa sementok apapun namanya lupa email apalagi password yaudah. Iya yaudah.
Dan blog ini dibuat atas dasar rasa kasih sayang dan tulus yang teramat sangat. (Semoga ngga lupa password ama email lagi).
Semoga pembaca yang khilaf mampir kesini bisa sedikit terhibur abis baca :')
Well, Let Me Spilling my awkwrd words, yay.. ! :D
Langganan:
Postingan (Atom)
